Langsung ke konten utama

Betawi Yang Terpinggirkan


 ILMU BUDAYA DASAR
BUDAYA BETAWI




                  NAMA         : Muhammad Kevin Azela
                  NPM             : 54419270
                  KELAS        : 1IA11
  DOSEN        : Paranita asnur




FAKULTAS TEKNIK INDUSTRI
TEKNIK INFORMATIKA



BAB I 
PENDAHULUAN 


A. Latar Belakang
Budaya Betawi yang sekarang sudah semakin langka namun tetap ada beberapa golongan masyarakat yang masih mempertahankan keaslian nya. bahkan budaya Betawi yang sampai sekatang tidak hilang adalah cara berbicara nya yang sangat khas.

            Betawi juga memiliki sifat dan karakteristik yang unik sehingga menarik untuk dibahas, suku yang menjadi tuan rumah di Jakarta ini semakin terkikis oleh perkembangan zaman. Semakin kesini suku ini semakin sedikit populasi nya. Bahkan ada banyak orang orang yang bukan suku Betawi malah menjadi seperti Betawi dari cara dia berbicara atau perilaku nya.

B. Tujuan Penulisan
     Tujuan penulisan makalah ini kepada para pembaca adalah untuk memberikan informasi tentang Betawi yang unik untuk dibahas. Selain itu agar kita menjadi lebih sadar bahwa di Indonesia terdapat banyak sekali suku ras dan budaya.

C. Rumusan Masalah
    Dari latar belakang, dapat dilihat beberapa pokok masalah yang akan saya bahas di bab selanjutnya. Berikut adalah rumusan / pokok masalah :
1.     Mengapa Betawi semakin lama semakin terpinggirkan?
2.     Bagaimana pakaian adat Betawi?
3.     Apa tarian khas Betawi?
4.     Apa makanan khas Betawi?
5.     Bagaimana beladiri khas Betawi?




BAB II
PEMBAHASAN

1. Betawi yang semakin lama semaking terpinggirkan
            Meski orang-orang Betawi adalah penduduk asli Jakarta, dari hari semakin terpinggirkan. Yang menguasai Jakarta adalah orang-orang dari luar Jakarta.Jakarta cuma menyisakan sedikit tanah untuk kantong-kantong pemukiman Betawi, seperti Condet, Pasar Baru, Palmerah, dan lain-lain. Sisanya, minggir ke daerah penyangga seperti Tangerang, Depok dan Bekasi.
            Banyak dari lahan di tenah kota Jakarta yang digunakan sebagai merumahan elit dan juga perkantoran. Sehingga menyebabkan hanya orang orang tertentu saja yang bisa bertahan di tengah kota Jakarta. Dan juga banyak sekali pendatang yang menyebabkan areal pemukiman di Jakarta menjadi semakin padat dan menyebabkan harga tanah menjadi naik melonjak tinggi 10 tahun terakhir
            Ada juga pernikahan antar suku yang menyebabkan darah Betawi asli lama kelamaan menjadi langka. Untuk menemukan orang yang asli Betawi saat ini menjadi semakin sulit di tengah kota Jakarta dijaman ini.
2. Pakaian adat Betawi
            Ada beberapa macam pakaian adat khusus pria Betawi lengkap dengan atributnya, antara lain adalah:
1. Celana Batik
Celana batik termasuk ke dalam atribut pakaian adat Betawi pria. Bentuk dari celana ini adalah seperti celana kolor atau memiliki karet pada bagian pinggangnya. Model dari celana batik ini adalah panjang dengan ukuran dibawah lutut. Sedangkan motif batiknya tidak begitu ramai cenderung natural. Warna kain yang umum dipergunakan dalam pembuatan celana khas pria suku Betawi ini adalah coklat, hitam dan putih.
2. Baju Koko
Nama lainnya dari baju koko ini adalah sadariah. Baju koko ini merupakan atribut pakaian adat Betawi khusus pria. Model dari sadariah ini hampir sama dengan baju koko yang beredar di pasaran. Perbedaannya yaitu kalau sadariah tidak memiliki motif. Pakaian adat yang satu ini bukan campuran dari beberapa warna. Melainkan hanya terdiri dari satu warna saja (polos). Baju koko ini sering dipakai oleh pria Betawi yang sering dipanggil dengan sebutan “abang”.

3. Selendang
Atribut lain dari pakaian adat Betawi pria adalah berupa selendang. Yang dimaksud selendang di sini tentu saja berbeda dengan selendang kain panjang yang biasa dipergunakan oleh kaum wanita. Selendang dalam pakaian Betawi pria ini sering disebut juga dengan sarung (sorban). Sorban yang dimaksud bukanlah sorban yang biasa dipakai di kepala. Melainkan kain yang dilipat terus diselendangkan ke pundak atau dikalungkan ke leher.
4. Pakaian Keseharian Pria
Orang Betawi memiliki pakaian khusus keseharian terutama kaum pria. Pakaian ini dipakai oleh masyarakat Betawi dalam hidup sehari-hari. Pakaian keseharian pria Betawi ini terdiri atas baju sadariah (koko) dan celana komprang ukuran tanggung.Kemudian ditambah dengan sarung yang digulung dan dikaitkan pada pinggang. Lalu memakai sabuk warna hijau serta peci berwarna merah.
Pakaian adat Betawi keseharian ini merupakan ciri khusus kebudayaan Betawi warisan nenek moyang mereka. Pakaian keseharian pria Betawi ini sudah sangat terkenal dan identik sekali. Sehingga meskipun cuma sekilas melihat model pakaiannya saja sudah tahu pasti kalau itu orang Betawi asli.
5. Aksesoris Pakaian Adat Berupa Peci Atau Kopyah
Sebenarnya ini sama dengan penutup kepala warna hitam yang sering dipakai pemeluk agama Islam pada saat menjalankan ibadah. Namun bagi masyarakat Betawi peci atau lebih sering disebut kopyah ini biasa dipakai para pria dalam keseharian. Kopyah atau peci orang Betawi umumnya memang berwarna hitam. Tapi ada juga yang berwarna merah dan terbuat dari beludru.
6. Pakaian Pengantin Pria
Pada waktu upacara pernikahan masyarakat Betawi sampai sekarang ini masih memegang teguh nilai kebudayaan. Yaitu mengenakan pakaian khusus adat pengantin Betawi asli. Pakaian ini disebut sebagai bentuk akulturasi dari beberapa kebudayaan.
Yaitu budaya Melayu, budaya Arab dan budaya Tionghoa.  Pakaian pengantin Betawi khusus pria ini sering disebut dengan “dandanan care haji”. Pada upacara pernikahan pengantin pria memakai jubah panjang dan juga penutup kepala warna merah.
Jubah sendiri terdiri dari dua bagian yaitu bagian luar dari kain beludru sedangkan bagian dalam dari kain halus berwarna putih.Untuk penutup kepala yang dipakai adalah sorban yang biasa disebut Alpie. Agar kelihatan serasi pengantin pria Betawi memakai alas kaki yang berupa sepatu pantofel.

Khusus bagi wanita Betawi pakaian adatnya juga bermacam-macam, antara lain:
1. Baju Kurung
Pakaian adat Betawi ini merupakan pakaian adat yang khusus dipakai oleh wanita. Baju adat yang satu ini namanya baju kurung dan merupakan pakaian adat keseharian wanita Betawi asli. Sedangkan baju kurung ini biasanya memiliki lengan yang pendek. Warna kain yang biasa dipakai untuk membuat baju kurung ini adalah warna terang yang mencolok.
Meskipun pada perkembangannya para desainer sekarang ini banyak  yang menggunakan berbagai macam jenis warna. Bahkan ada juga yang telah menambahkan semacam saku di bagian depan. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan menyimpan sesuatu barang yang bentuknya kecil.
2. Kain Sarung Batik
Jenis pakaian adat Betawi yang lainnya adalah kain sarung batik. Pakaian adat ini merupakan atribut pakaian Betawi khusus wanita. Kain sarung ini dipakai untuk menutupi bagian bawah dan menutup bagian kepala.
Warna kain yang biasa dipakai adalah warna-warna yang terang (cerah) serta bermotif geometri. Dalam pemakaiannya sering disesuaikan dengan warna baju kurungnya.
3. Kerudung
Selain menggunakan kain sarung batik pakaian adat Betawi wanita juga menggunakan kerudung sebagai penutup kepalanya. Kerudung ini biasanya berbentuk kain (selendang) wanita dan sering dipergunakan oleh wanita usia muda.
Warna dari kerudung ini biasanya juga menyesuaikan dengan warna baju kurung yang dipakai. Lebih jelasnya anda bisa melihat pada saat ada kontes abang none Jakarta.
4. Pakaian Pengantin Wanita
Para pengantin wanita Betawi dalam pernikahannya selalu mengenakan pakaian adat Rias Besar Dandanan Care None Pengantin Cine. Yaitu blus bergaya khas China dengan bahan satin berwarna cerah. Blus ini dipadukan dengan rok panjang berstyle duyung yang biasa disebut Kun.
Pakaian adat Betawi pengantin wanita ini terbuat dari kain satin berwarna merah atau hitam. Pada bagian kepalanya dipasang kembang goyang lengkap dengan penutup wajah. Pengantin wanita ini pada umumnya memakai perhiasan.
Misalnya saja gelang listing, kalung lebar dan sanggul yang dihiasi bunga melati. Bunga ini dibentuk sedemikian rupa sehingga seperti sisir atau ronjee. Alas kakinya memakai selop dengan model mirip perahu.
3. Tarian Khas Betawi
            Betawi yang sekarang dikenal dengan Ibu kota Jakarta ternyata memiliki beberapa kesenian tradisional. Hanya saja, menjadi ibu kota suatu negara memang sangat berat untuk mempertahankan kebudayaan asli Betawi. Berikut beberapa tarian Betawi :
1. Tari Yapong
Tarian Yapong pertama kali diciptakan oleh Bagong Kusudiardjo pada tahun 1975. Tari ini biasanya diadakan ketika mendekati hari ulang tahun kota Jakarta. Nah, saat itu biasanya Dinas Kebudayaan mempersiapkan beberapa tari daerah dari berbagai belahan Indonesia.Nama Yapong, diambil dari bunyi lagu ‘ya ya ya’ dipadukan dengan suara musik yang seperti bersuara ‘pong pong pong’ akhirnya dipadukan menjadi yapong.
Sampai sekarang tarian ini menjadi khas tarian tradisional Betawi, instrumen yang digunakan dalam tarian ini adalah Rebana Biang, Rebana Ketimpring dan Rebana Hadroh. Seiring dengan zaman, yapong dimasukan ke tarian dance untuk memadukan tradisional dan modern menjadi seni kontemporer.
2. Tari Topeng
Tari Topeng Betawi adalah seni hasil gabungan dari seni drama, nyanyian dan tarian. Kalau dilihat sih seperti pertunjukan teater, namun dia bernuansa tarian. Dulunya Tari Topeng adalah salah satu pertunjukan teather tradisional, namun diselipkan unsur seni tari didalamnya hingga akhirnya seperti sekarang.
3. Tari Sirih Kuning
Nama tari sirih kuning diduga digunakan saat zaman dulu ketika prosesi pernikahan adat Betawi sirih dare yang berwarna kuning diberikan dari calon mempelai pria ke calon mempelai wanita. Dan dikembangkan menjadi sebuah tarian asal betawi hasil kombinasi dari tari cokek. Tarian ini biasanya mempertunjukan sepasang penari wanita dan laki-laki. Namun seiring dengan zaman tarian ini Seing di bawakan oleh anak anakdan tidak menuntut harus berdua dengan laki-laki yang penting tetap lekat dengan budaya betawinya. Musik yang mengiring tarian ini adalah Gambang Kromong.Biasanya tarian ini diselenggarakan bila ada hari besar, seperti khitanan, pernikahan atau kelulusan para siswa.


4. Tari Lenggang Nyai
Tarian ini dinamakan Lenggang Nyai karena menceritakan tentang kisah Nyai Dasimah. Gadis asal Jakarta yang kebingungan memilih pasangan hidup antara laki-laki asal Belanda dan Indonesia. Dan ia pun akhirnya menentukan laki-laki dari keturunan Belanda, namun sepanjang pernikahannya, Nyai berontak karena aturan-aturan yang dibuat oleh suaminya. Merasa hak perempuan diambil, akhirnya kisah itu menginspirasi seorang seniman bernama Wiwiek Widiastuti dan membuat tarian bernama Tari Lenggang Nyai.Tarian ini menggunakan musik Gambang Kromong, dan kostum yang berwarna merah menyala dengan khiasan kepala. Kalau diperhatikan ada sedikit nuansa tradisi Cinanya.
5. Tari Japin Betawi
Tari Japin atau Tari Zapin Betawi adalah tarian campuran dari tarian Melayu yang dipengaruhi budaya Arab. Tidak jarang yang menari tarian ini menggunakan kerudung semua, tarian ini bersifat edukatif sehingga digemari oleh banyak orang, tarian ini juga menjadi tarian tradisi Malaysia, bingung ya? Tari ini sebenarnya dari Malaysia apa Betawi?
Bila kita telusuri sejarah Tari Zapin, tari ini awalnya tarian tradisional adat Melayu, namun saat itu sekitar abad ke-16 tarian ini dibawa oleh pedagang arab untuk menyebar dakwah ditengah musik pengiring. Hingga akhirnya tari Zapin terbagi oleh beberapa kelompok di beberapa negara.
6. Tari Cokek
Tari tradisional berikutnya adalah Tari Cokek. Tarian ini mirip tarian China, musik yang digunakan adalah gambang kromong yang biasa digunakan untuk mengiringi berbagai tarian tradisional lainnya. Penari Tari Cokek menggunakan kebaya khusus yang disebut kebaya cokek. Uniknya tarian ini, ditengah tarian para penari akan menalikan selendangnya ke para tamu, dan sangat dilarang keras bagi tamu untuk menolak belitan selendang tersebut. Dan tamu yang diselendangi harus ikut menari


4. Makanan Khas Betawi
Setiap kota di Indonesia memiliki makanan khas yang nikmat, termasuk Jakarta. Di tengah gempuran kuliner kekinian, Jakarta tetap bisa mempertahankan keaslian makanan khasnya.
Dari sekian banyak jenis makanan ibu kota, sepuluh di antaranya jadi yang paling favorit. Berikut ini adalah makanan makanan favorit khas Betawi :
1. Kerak Telor
Telur dihadapkan pada panas arang hingga jadi mirip kerak dan tampak agak gosong, lalu diberi bawang goreng dan serundeng.
2. Semur Jengkol
Meski baunya kadang gak disukai, olahan jengkol tetap jadi favorit banyak orang. Salah satunya semur jengkol.
3. Soto Betawi
Makanan khas Betawi yang satu ini pastinya kamu tahu deh, selain banyak yang jual di pinggir jalan juga kamu bisa bikin sendiri dirumah. Salah satu ciri khas soto Betawi yakni adanya jeroan, bahkan mata dan torpedo sapi, serta emping.
4. Asinan Betawi
Asinan Betawi terdiri dari kol, sawi, selada, dan taoge yang diasinkan. Kemudian, disajikan dengan campuran bumbu kacang, cuka, dan cabai
5. Roti Buaya
Roti buaya biasanya muncul di acara pernikahan tradisional orang Betawi. Buaya hanya kawin sekali, maka dari itu dipercaya bisa jadi lambang kesetiaan.
Sebenarnya ada banyak sekali makanan khas Betawi, namun hanya dituliskan yang paling favorit dikalangan masyarakat umum saja.

5. Beladiri Khas Betawi
Silat adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang kini sudah terkenal di berbagai belahan dunia.Berbagai perguruan pencak silat yang berasal dari bumi Indonesia telah membuka cabang-cabang di seluruh nusantara.
Pencak silat adalah seni berkelahi dengan menggunakan tehnik pertahanan diri.Seni bela diri ini berakar dari budaya melayu yang diperkirakan berkembang di wilayah Riau dan secara luas berkembang dan dikenal di seluruh nusantara
Istilah Pencak dan silat sendiri adalah dua kata berbeda yang maknanya sama “pencak dapat diartikan sebagai dasar beladiri yang terikat pada peraturan dan digunakan dalam belajar,latihan dan pertunjukan. Sedangkan “silat” dapat diartikan sebagai gerak bela diri yang sempurna yang bersumber pada kerohanian yang suci murni, guna keselamatan diri atau kesejahteraan bersama  menghindarkan dari bencana.
Didalam silat ada juga beberapa macam aliran. Ada silat beksi merah, ada silat cingkrik ada silat merpati putih, ada silat Cimande, ada silat tapak suci. Masing masing aliran tentu berbeda peraturan dan makna dari segala gerakan nya, karena gerakan dalam silat mengandung makna disetiap tekukan tubuh nya.



BAB III
PENUTUP


A. KESIMPULAN

Betawi adalah suku asli Jakarta yang semakin jaman semakin terpinggirkan karna persaingan sosial yang ada di Jakarta, juga banyak sekali makanan ataupun tarian Betawi yang semakin lama semakin jarang terlihat.

B. SARAN

          Untuk pemprov Jakarta agar lebih memperhatikan kebudayaan Betawi yang terancam menghilang ini walaupun banyak orang Betawi yang masi hidup tetapi tidak banyak lagi orang Betawi yang tau seluk beluk budaya nya sendiri. Kebudayaan ini semoga tidak lenyap dimakan jaman termasuk silat yang amat sangat baik untuk pertahanan diri.






REFERENSI


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemuda dan sosial

Pemuda dan sosial Pemuda dalam lingkup sosial. Apa sih pengaruh pemuda dilingkup sosial, pemuda berperan banyak dan cukup penting didalam lingkup sosial. Karena pemuda ini lah yang memiliki semangat tinggi dan bahkan didalam kemerdekaan dan proklamasi sendiri pemuda ini berperan cukup penting dan mungkin bila tidak ada pemuda proklamasi tidak akan terjadi.             Selain dalam proklamasi dan kemerdekaan, di dalam lingkup RW atau RT pun pemuda ini sangat bermanfaat jika mereka diberikan media untuk mengungkapkan aspirasi nya. Contoh di buatkan karang taruna yang isi nya adalah sekelompok anak muda yang memiliki ide serta etos kerja yang baik sehingga dapat mengadakan suatu acara atau agenda.           Dengan segenap basa-basi dan klise tentang peringatan Sumpah Pemuda, saya pikir pemahaman soal Sumpah Pemuda ini penting di tengah pendapat arus utama yang memahami Sumpah...