Dota 2
Game dota 2 adalah game idaman anak muda jaman sekarang, game ini hype pada sekitar tahun 2015 sampai sekarang. Namun kehadiran moba mobile menjadikan dota 2 terpinggirkan dari kancah E-Sport Indonesia, tetapi bukan hanya moba mobile saja yang menggeser tahta dota 2 dari podium utama E-Sport Indonesia. Pada saat itu juga ada game seperti Player Unknown Battle Ground dan Fortnite juga ikut berpartisipasi mencuri pandangan penikmat E-Sport Indonesia bahkan bukan hanya di Indonesia. Fortnite dan PUBG sukses naik ke kancah internasional dan sukses pula mengangkut penggemar yang banyak dan segala kalangan.
Semakin tinggi minat orang orang dengan gamem hal ini membuat developer game berniat untuk meraih player dari kalangan disabilitas. Pada kasus ini saya akan jelaskan bagaimana dota 2 melakukan upaya untuk meraih player dari kalangan disabilitas, terlihat pada dota 2 ada mode untuk colourblind. Hal ini memungkinkan orang orang yang memiliki disabilitas buta warna menjadi lebih mudah dan tidak kesulitan untuk membaca warna pada game dota 2.
Sementara itu langkah ini juga banyak diikuti oleh developer
game lain mungkin sekarang sebagian besar dari developer sudah menerapkan fitur
ini. Namun saya melihat mode ini jarang digunakan oleh orang orang disabilitas.
Mungkin karena tidak mengetahui fitur ini atau bahkan memang fitur ini tidak
membantu.
Komentar
Posting Komentar